DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK
DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN KAPUAS HULU
 
Lakukan SKAMRT di Desa Laja Sandang untuk Cegah Risiko KLB Penyakit Bawaan Air
Empanang , Minggu 09 Nov 2025
 
PUSKESMAS EMPANANG – Sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap potensi terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang bersumber dari air, Puskesmas Empanang melaksanakan kegiatan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) di wilayah Desa Laja Sandang pada Sabtu, 8 November 2025. Kegiatan ini dilakukan di dua lokasi berbeda yaitu Dusun Seridan dan Dusun Sebangkang dengan sasaran air minum serta air sehari-hari yang digunakan masyarakat untuk mandi, mencuci, dan memasak.
 
Kegiatan SKAMRT di Dusun Seridan dipimpin oleh tenaga kesehatan, Tina, A.Md.Kes., dan Simbah, A.Md.Keb. Pemeriksaan dilakukan di rumah salah seorang warga, Tn. Hendri Febi Japari. Dari hasil yang diperoleh, terdeteksi positif E. Coli pada air perpipaan di 40 titik sampel, dengan temuan bakteri pada 10 titik. Namun, air yang digunakan sebagai air minum—karena dimasak terlebih dahulu—menunjukkan hasil negatif E. Coli, sehingga masih aman dikonsumsi. Selain itu, 16 parameter fisik dan kimia lainnya seperti kekeruhan, pH, bau, TDS, hingga kandungan logam seperti besi dan arsen dinyatakan memenuhi syarat kualitas air.
 
Sementara itu, SKAMRT di Dusun Sebangkang dilaksanakan oleh Tina, A.Md.Kes., bersama Sagita, A.Md.Keb., yang dipusatkan di rumah Tn. Ungkai. Hasil pengujian menunjukkan positif E. Coli pada air perpipaan yang digunakan untuk konsumsi dan keperluan rumah tangga. Dari 50 titik pemeriksaan, terdapat paparan bakteri di 12,5 titik. Kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus mengingat air perpipaan ini menjadi sumber utama kebutuhan masyarakat.
 
Para petugas menegaskan bahwa hasil surveilans ini akan menjadi dasar upaya tindak lanjut peningkatan sanitasi air bersih di masyarakat. “Dengan SKAMRT, kita bisa melihat secara langsung risiko pencemaran serta melakukan langkah pencegahan dini sebelum munculnya wabah,” ungkap salah satu petugas kesehatan.
 
Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan masyarakat dan bidan desa tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pengolahan air sebelum digunakan serta mendukung program kesehatan lingkungan di wilayah kerja Puskesmas Empanang. (*)