EMPANANG – Tenaga kesehatan Puskesmas Empanang melaksanakan kegiatan Penemuan Kasus Aktif dan Pemantauan Pengobatan Tuberkulosis (TBC) melalui Investigasi Kontak TB dengan tema “TOSS TB (Temui Obati Sampai Sembuh)” pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan melalui kunjungan rumah penderita dan keluarga yang melakukan kontak erat dengan pasien di Desa Laja Sandang.
Kegiatan ini bertujuan memberikan penanganan sekaligus memantau perkembangan penderita TB paru, memastikan kondisi kesehatan semakin membaik, serta memastikan anggota keluarga yang tinggal serumah tidak terinfeksi. Sasaran kegiatan adalah keluarga penderita TB paru dan kelenjar, yakni Ny. Kusmiyati, Ny. Yuliana Jenak, dan Tn. Zainudin.
Investigasi kontak TB dilaksanakan oleh Sagita, A.Md.Keb dan Alfonsa Noning, A.Md.Kep. Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan pemantauan kondisi pasien, edukasi terkait kepatuhan minum obat, serta pemeriksaan terhadap keluarga yang berisiko. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penanganan dan pemantauan berjalan baik, dengan kondisi pasien yang sudah cukup sehat dan menunjukkan perkembangan positif.
Penanggung jawab kegiatan berharap penderita pasca-TB dapat kembali pulih sepenuhnya, beraktivitas dengan baik, serta menjadi contoh dalam kepatuhan pengobatan bagi penderita TB lainnya.
Selain itu, Puskesmas Empanang juga melaksanakan Posyandu Remaja (POSREM) dengan tema “Pubertas”. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemeriksaan kesehatan fisik dan mental remaja, serta edukasi mengenai pubertas agar remaja memahami perubahan yang terjadi pada diri mereka.
Kegiatan yang menyasar remaja usia 7–18 tahun ini dipandu oleh Theresia, S.M., A.Md.Kep dan Sagita, A.Md.Keb, serta dihadiri tenaga kesehatan, kader, dan 26 remaja peserta. Remaja mendapatkan pemeriksaan kesehatan, konseling, serta mengikuti olahraga bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan remaja memiliki karakter fisik dan mental yang baik, memahami pubertas, serta mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.