PUSKESMAS EMPANANG - Tenaga kesehatan Puskesmas Empanang melaksanakan kegiatan Kelas Ibu Balita dan Kelas Ibu Hamil di Posyandu Kemuning, Desa Keling Panggau, pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan para ibu mengenai kesehatan anak serta kesehatan mental selama masa kehamilan.
Kelas Ibu Balita mengangkat tema “Diare pada Anak” dan diikuti oleh 23 orang ibu balita. Kegiatan ini dipandu oleh dr. Amelia Theresya A. Saragih bersama Brigita P.E.W, A.Md.Keb. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan penyuluhan mengenai pengertian diare, penyebab, cara penularan, serta langkah penanganan awal yang dapat dilakukan di rumah.
Petugas kesehatan menjelaskan pentingnya pemberian cairan rehidrasi seperti oralit untuk mencegah dehidrasi saat anak mengalami diare. Selain itu, ibu balita juga diberikan pemahaman mengenai tanda-tanda bahaya diare sehingga dapat segera membawa anak ke fasilitas kesehatan sebelum kondisi memburuk. Edukasi juga mencakup pentingnya pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap termasuk vaksin rotavirus, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan botol susu, dan memastikan makanan serta air minum diolah hingga matang.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Kelas Ibu Hamil yang diikuti oleh lima orang peserta. Kegiatan ini dipandu oleh Bidan Susana, S.Tr.Keb bersama Brigita P.E.W, A.Md.Keb dengan tema “Skrining Kesehatan Jiwa pada Pelayanan Antenatal sesuai Standar”.
Dalam penyuluhan tersebut, para ibu hamil diberikan pemahaman mengenai pentingnya skrining kesehatan mental selama masa kehamilan dan setelah melahirkan. Petugas juga menjelaskan berbagai faktor yang dapat memicu gangguan mental pada ibu hamil, seperti kecemasan dan depresi, serta dampaknya terhadap kesehatan ibu dan janin.
Melalui kegiatan ini, para ibu hamil diharapkan lebih peka terhadap kondisi kesehatan mental selama kehamilan serta mampu mengelola stres dengan baik. Dengan demikian, diharapkan ibu dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih sehat, aman, dan memberikan pengalaman positif hingga proses persalinan.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari para peserta. Para ibu yang hadir mengaku lebih memahami materi yang disampaikan, baik terkait penanganan diare pada anak maupun pentingnya menjaga kesehatan mental selama kehamilan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga sejak dini. (*)