Puskesmas Empanang Laksanakan Skrining Kesehatan Jiwa bagi Ibu Hamil di Posyandu Kemuning
PUSKESMAS EMPANANG - Tenaga kesehatan Puskesmas Empanang melaksanakan kegiatan skrining kesehatan jiwa bagi ibu hamil di Posyandu Kemuning, Desa Keling Panggau, pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mental ibu selama masa kehamilan.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh dr. Amelia Theresya A. Saragih bersama Veronika Skolastika Genik, A.Md.Kep dengan sasaran ibu hamil yang berada di wilayah kerja Posyandu Kemuning. Sebanyak lima orang ibu hamil mengikuti kegiatan skrining kesehatan jiwa yang dilaksanakan bersamaan dengan pelayanan kesehatan ibu.
Dalam kegiatan ini, para ibu hamil mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental selama masa kehamilan. Petugas kesehatan menjelaskan bahwa kondisi emosional ibu hamil memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan ibu maupun perkembangan janin. Oleh karena itu, skrining kesehatan jiwa menjadi langkah penting untuk mendeteksi secara dini adanya potensi gangguan mental selama kehamilan.
Selain melakukan skrining, petugas juga memberikan penjelasan mengenai berbagai faktor yang dapat memicu gangguan kesehatan jiwa pada ibu hamil, seperti perubahan hormon, tekanan psikologis, kekhawatiran terhadap proses persalinan, hingga kondisi sosial dan ekonomi. Dengan adanya pemahaman tersebut, diharapkan para ibu hamil dapat lebih mengenali kondisi emosionalnya serta tidak ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Skrining kesehatan jiwa ini juga bertujuan untuk menemukan gejala gangguan mental sejak tahap awal, sehingga tenaga kesehatan dapat segera memberikan konseling, edukasi, maupun rujukan kepada tenaga spesialis apabila diperlukan. Upaya ini diharapkan dapat mencegah kondisi yang lebih serius serta mendukung kesehatan ibu dan janin secara optimal.
Melalui kegiatan ini, para petugas kesehatan juga berupaya menghapus stigma negatif terkait masalah kesehatan mental pada ibu hamil, sehingga para ibu merasa lebih nyaman dan terbuka dalam menyampaikan kondisi yang mereka rasakan.
Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan, seluruh peserta yang hadir dapat memahami manfaat skrining kesehatan jiwa selama masa kehamilan serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila gangguan mental tidak ditangani dengan baik. Dengan deteksi dini yang dilakukan, diharapkan risiko gangguan perkembangan janin, berat badan lahir rendah (BBLR), maupun kelahiran prematur dapat diminimalkan.