Adakan Kelas Ibu dan Pendampingan Posyandu, Perkuat Edukasi Cegah Campak dan Rubel
PUSKESMAS EMPANANG – Tenaga kesehatan Puskesmas Empanang melaksanakan serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan terpadu di Posyandu Mentari, Desa Tintin Peninjau, pada Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini meliputi Kelas Ibu Balita, Kelas Ibu Hamil, serta pendampingan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Pada kegiatan Kelas Ibu Balita yang mengangkat tema “Campak pada Bayi/Balita”, tenaga kesehatan Eva Trina, A.Md.Keb dan F.O Ninawati, A.Md.Keb memberikan edukasi kepada 21 ibu yang memiliki bayi dan balita. Materi yang disampaikan mencakup pengertian penyakit campak, gejala, cara penularan, hingga langkah pencegahan melalui imunisasi.
Selain itu, para peserta juga dibekali pemahaman terkait risiko komplikasi campak seperti pneumonia, diare berat, hingga radang otak, serta pentingnya pemberian vitamin A dan asupan gizi seimbang. Edukasi ini bertujuan agar orang tua mampu mengenali gejala sejak dini dan segera mengambil tindakan yang tepat.
Di lokasi yang sama, turut dilaksanakan Kelas Ibu Hamil dengan tema “Rubela & Campak Penyebab Penyakit Berat dan Kecacatan Janin”. Kegiatan ini diikuti oleh lima ibu hamil dengan materi yang menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit menular yang berisiko pada ibu dan janin.
Melalui penyuluhan tersebut, ibu hamil dan keluarga diberikan pemahaman mengenai bahaya rubela dan campak, cara penularan, serta upaya pencegahan. Tenaga kesehatan juga mendorong kesadaran akan pentingnya imunisasi serta pola hidup sehat guna melindungi kesehatan ibu dan bayi.
Tidak hanya itu, Puskesmas Empanang juga melaksanakan pendampingan Posyandu ILP dengan melibatkan kader dan bidan desa. Kegiatan ini dipandu oleh Finanda Fhoka, S.K.M, Henny Hariyati, A.Md.Keb, dan Dewi Yulia Mantek, S.Tr.Gz, dengan jumlah peserta sebanyak enam orang.
Pendampingan difokuskan pada peningkatan kapasitas kader dalam menjalankan pelayanan posyandu berbasis siklus hidup, mulai dari alur pelayanan, pencatatan, hingga kunjungan rumah. Selain itu, dilakukan evaluasi pelaksanaan posyandu serta bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas pelayanan di lapangan.
Dari hasil kegiatan, disepakati beberapa langkah perbaikan, di antaranya penentuan sasaran kunjungan rumah secara rutin, peningkatan pemahaman kader dalam pemantauan tumbuh kembang balita, serta penguatan sistem pencatatan dan pelaporan. Selain itu, juga diusulkan penambahan kader guna mendukung optimalisasi pelayanan posyandu.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan penyakit menular seperti campak dan rubela, serta aktif memanfaatkan layanan kesehatan. Di sisi lain, kapasitas kader dan kualitas pelayanan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Empanang juga diharapkan semakin meningkat. (*)