PUSKESMAS PENGKADAN – Tenaga kesehatan Puskesmas Pengkadan melaksanakan kegiatan Pendampingan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) di Posyandu Belma, Desa Mawan, Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu pada Kamis (11/9/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “MPASI Optimal untuk Generasi Bebas Stunting” dengan penanggung jawab pelaksana Rahmawani Surya Putri, S.Tr.Gz dan Fenny Salsabila, A.Md.Ak. Hadir pula tenaga kesehatan dari Pustu/Poskesdes serta kader Posyandu. Adapun sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki anak berusia 6–23 bulan.
Dalam kesempatan tersebut, tenaga kesehatan Puskesmas Pengkadan, Rahmawani Surya Putri, menyampaikan bahwa tujuan utama pendampingan MPASI adalah untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bayi.
“Pendampingan ini dilakukan agar kebutuhan gizi anak dapat terpenuhi, mencegah stunting dan malnutrisi, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta membangun kebiasaan makan sehat sejak dini melalui edukasi dan dukungan kepada orang tua,” jelasnya.
Kegiatan dilaksanakan dengan metode tanya jawab dan diskusi interaktif bersama para ibu sasaran. Dari hasil pendampingan, diketahui bahwa 6 dari 7 anak usia 6–23 bulan sudah mendapatkan MPASI yang baik dan sesuai dengan prinsip Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA).
Selain itu, para ibu telah mendapatkan edukasi mengenai porsi dan frekuensi makan sesuai dengan konsep Isi Piringku, serta pemahaman tentang cara memberikan MPASI yang tepat. Dengan begitu, para ibu diharapkan dapat menerapkan pengetahuan tersebut di rumah untuk mendukung tumbuh kembang anak agar memiliki status gizi yang baik.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Pengkadan menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini, khususnya melalui optimalisasi pemberian MPASI pada anak usia 6–23 bulan.