DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK
DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN KAPUAS HULU
 
Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Kelompok Kerja Operasional Posyandu, ILP Melalui SILUK
Putussibau, Senin 20 Oct 2025
 
dinkes.kapuashulukab.go.id
PUTUSSIBAU - Guna mendukung
pembinaan Posyandu dalam 6 Standar Pelayanan Minimal, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Kelompok Kerja Operasional Posyandu Kabupaten Kapuas Hulu di Pendopo Bupati Kapuas Hulu, Rabu (15/10/2025).
 
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, S.H.,M.H. Hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Kapuas Hulu Ny. Angeline Fremalco F. Diaan, S.H.,M.H.
 
Hadir Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu H. Sudarso, S.Pd.,M.M, Sekretaris Dinas Kesehatan PP dan KB Nanang Padli, S.K.M.,S.E.,M.Si, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan K. Ellyani Rinyasari, S.Tr.Keb.,M.A.P, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Ade Hermanto, S.K.M.,M.A.P, Ketua Tim Kerja Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Selvi Dalia, S.Tr.Keb dan jajaran.
 
Kegiatan ini dihadiri Pj Sekda Kapuas Hulu, Agustinus Stormadi, S.E.,M.Si, Kelompok Kerja Posyandu, TP-PKK, serta para Camat, Kepala Desa Pala Pulau dan Melapi.
 
Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penandatanganan dukungan komitmen bersama Integrasi Layanan Primer SILUK (Sinergi Layanan Terpadu Posyandu Siklus Hidup), 
 
SILUK sendiri merupakan inovasi untuk menjawab tantangan atas keterbatasan koordinasi, sinergi kegiatan, serta belum adanya mekanisme kerja terpadu yang mampu mengintegrasikan peran lintas sektor dengan lintas program kesehatan yang berdampak pada rendahnya efektivitas layanan primer.
 
Melalui SILUK, layanan primer dapat dioptimalkan dengan memperkuat peran posyandu sebagai pintu masuk layanan kesehatan yang terintegrasi, promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kolaborasi lintas sektor, memperluas akses masyarakat terhadap layanan yang komprehensif, serta mewujudkan transformasi kesehatan primer yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Kapuas Hulu.
 
Dalam laporannya, Kepala Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu, H. Sudarso mengatakan 
Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pelayanan Terpadu (Pokjanal Posyandu) didasarkan pada kebutuhan untuk menguatkan dan mengoptimalkan fungsi posyandu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
 
"Mengingat bahwa posyandu saat ini bertransformasi dengan peran yang lebih luas, yaitu melayani seluruh siklus kehidupan dan mengintegrasikan layanan primer (Integrasi Layanan Primer/ILP)," terang Kadinkes.
 
Ditambahkan Kadinkes, latar belakang utama Pokjanal (yang diwadahi dalam tim pembina posyandu) adalah untuk standarisasi, penguatan kelembagaan, dan optimalisasi fungsi posyandu dalam melaksanakan transformasi layanan primer sesuai dengan perkembangan kebijakan saat ini.
 
"Tujuan dari advokasi dan koordinasi Pokjanal Posyandu adalah untuk mendorong sinkronisasi program lintas perangkat daerah dan lintas sektor untuk memperkuat fungsi posyandu sebagai titik layanan terpadu bagi masyarakat," jelas Kadinkes.
 
Selain itu untuk meningkatkan komitmen lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan posyandu sebagai wahana integrasi pelayanan kesehatan primer berbasis siklus hidup.
 
Sementara itu Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menegaskan bahwa Pemerintah berkomitmen dalam melaksanakan transformasi kesehatan, khususnya pada sektor kesehatan primer.
 
Oleh karena itu, Bupati mengajak semua pihak, mulai dari Camat, Kepala Desa, Lurah dan stakeholder terkait lainnya untuk berperan aktif dalam mendukung keberhasilan Posyandu. (*)