Puskesmas Bunut Hulu Laksanakan Penjaringan Kesehatan, 200 Siswa SDN 09 Riam Piyang Ikuti Pemeriksaa
BUNUT HULU - Puskesmas Bunut Hulu melaksanakan pelayanan kesehatan berkala bagi anak usia sekolah di SDN 09 Riam Piyang, Rabu (22/10/2026). Kegiatan ini diikuti 200 siswa-siswi sebagai upaya memantau kondisi kesehatan peserta didik sekaligus mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan proses belajar.
Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh tim Puskesmas Bunut Hulu yang terdiri dari Liza Efriyanti, A.Md.Keb., D. Rapnie Kasih, A.Md.Kep., Putri Pranida Siregar, S.K.M., Rindi Erma Ekawati, S.K.M., dan Nurhayati, A.Md.Kes.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan sejumlah pemeriksaan yang meliputi pengisian kuesioner melalui wawancara kesehatan, pemeriksaan fisik dan antropometri, pemeriksaan kebersihan perorangan, pemeriksaan fungsi indra, serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Tim juga menyiapkan tindak lanjut terhadap hasil penjaringan sesuai dengan kebutuhan dan temuan pemeriksaan.
Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran kondisi kesehatan siswa secara berkala sehingga potensi masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal. Dengan deteksi dini, gangguan kesehatan yang ditemukan diharapkan dapat segera ditangani atau dirujuk sesuai kebutuhan, sebelum berdampak lebih jauh terhadap aktivitas dan prestasi belajar anak.
Kesehatan anak usia sekolah menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat. Kondisi fisik yang baik, kebersihan diri yang terjaga, serta kesehatan gigi, mulut, dan fungsi indra merupakan faktor yang turut menunjang kenyamanan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Melalui pelayanan ini, Puskesmas Bunut Hulu juga mendorong peningkatan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini. Pemeriksaan berkala di sekolah diharapkan tidak hanya menjadi sarana deteksi dini, tetapi juga memperkuat perhatian terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Hasil penjaringan kesehatan selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing siswa. Sinergi antara tenaga kesehatan, pihak sekolah, orang tua, dan peserta didik diperlukan agar upaya pemeliharaan kesehatan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Puskesmas Bunut Hulu berharap kegiatan pelayanan kesehatan berkala di sekolah dapat terus mendukung peningkatan mutu kesehatan peserta didik serta mewujudkan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman.
Dengan keterlibatan 200 siswa dalam kegiatan ini, upaya penguatan pelayanan kesehatan anak usia sekolah diharapkan semakin optimal, sehingga setiap anak memperoleh perhatian terhadap kondisi kesehatannya sebagai bagian penting dari tumbuh kembang dan masa depan yang lebih baik.